9 dari 10 Pintu Rizki di Perdagangan; Anjuran Nabi Muhammad untuk Berdagang

0
306

Didaksi.com-Nabi Muhammad. adalah sosok yang sangat kompleks. Nabi Muhammad tak hanya menjadi pemuka agama, tapi juga menjadi sosok pemimpin negara, petarung yang tangguh di medan perang, pendakwah yang lemah lembut, komunikator ulung, dan juga sebagai pebisnis dan pedagang sukses yang bisa menghasilkan banyak keuntungan. Tak heran apabila Micheal H. Hart, dalam bukunya yang cukup terkenal The 100 rangking of Must Influential Person in History (edisi indonesia, 100 tokoh paing berpengaruh di dunia) menempatkan Nabi Muhammad sebagai nomor satu sebagai tokoh yang paling berpengaruh di dunia. Secara objektif, Hart mengakui ihwal kegemilangan dalam menyebarkan pengaruhnya di seluruh penjuru dunia.

.

Nabi Muhammad tak melulu mengurusi politik dan kebudayaan, tapi aspek ekonomi yang dibangun dari bawah menjadi pekerjan yang tak luput dari perhatiannya. Beliau memberikan teladan bahwa Islam yang dibawanya tak hanya perintah untuk shalat dan puasa, tapi juga menyeru bagaimana cara berbisnis dan berdagang yang benar sehingga menghasilkan untung yang besar dan juga halal.

Semua itu tak berangkat dari ruang kosong, tapi Nabi Muhammad adalah sosok yang dalam sejarah hidupnya jugapernah disibukkan dengan urusan perdagangan dan bisnis. Beliau telah mengajarkan pada kita bagaimana berdagang yang benar dan menguntungkan. Terbukti sebagai sosok pebisinis yang ulung, Nabi Muhammad juga dkenal sebagai orang kaya yang banyak hartanya.

Bangsa-bangsa dunia telah banyak membuktikan bahwa barnag siapa yang berdagang atau pun berniaga, maka dia akan kaya dan akan menguasai banyak wilayah. Perdagangan menjadi media paling utama untuk menjadi kaya. Nabi Muhammad, “Berdaganglah kamu, sebab lebih dari sepuluh bagian penghidupan, sembilan di antaranya dihasilkan dari berdagang.”

Hadits tersebut memberikan petunjuk pada kita semua untuk terjun dalam dunia perdagangan, karena salah satu peluang paling utama di dunia untuk menjadi orang yang berkecukupan hingga menjadi sosok yang kaya adalah dengan dunia perdagangan. Alquran juga memberikan isyarat pada kita semua untuk terjun dalam dunia perdagangan. Allah Swt berfirman:

Orang-orang yang Makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), Maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah:275)

Kalau kita perhatikan secara seksama beberapa kehidupan para tokoh muslim, nyaris dia ntara mereka banyak yang menjadikan dunia perdagangan sebagai penopang kehidupan. Sebut saja Khalifah pertama dari khalifahurrasydin, Abu Bakar yang memiliki usaha dagang bahan pakaian. Imam Abu Hanifah juga memiliki usaha dagang bahan pakaian. Umar, salah satu pemimpin yang menaklukkan kekaisaran Persia dan Byzantium juga pernah terjun dalam dunia perdagangan jagung. Usman juga pernah terjun dalam usaha dagang pakaian. Dan saat para pengungsi yang bermigrasi ke Madinah, maka Nabi Muhammad memberi nasehat agar mereka terjun dalam dunia perdagangan agar tetap bisa bertahan hidup. Mereka pun mengikuti nasehat Nabi Muhammad sehingga mereka bisa hidup sejahtera.

Dari dalil Alquran, hadits dan tamsil dari beberapa tokoh muslim terkemuka tempo dulu dapat kita pahami bahwa dunia perdagangan adalah jagad paling subur untuk ladang rezeki. Seseorang yang hidupya serba pas-pasan bisa menjadi sosok yang kaya raya dengan berdagang. Dan beberapa dalil di atas juga memberi penegasan pada kita semua bahwa pedagang yang shaleh akan selalu senantiasa mendapatkan perlindungan dan pertolongan dari Allah Swt.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here