Otak Cerdas Lewat Makanan

0
498

Ada beberapa makanan dan minuman yang dapat meningkatkan kinerja otak melalui kandungan nutrisi yang dimilik. Otak itu bersifat lentur, tergantung pada pengaruh dari lingkungan, termasuk pola makan dan minum. Di samping melatih otak agar cerdas dengan banyak belajar, membaca, mencoba hal baru dan bermain, cara lain adalah memilih makanan dan minuman yang mengandung nutrisi. Inilah beberapa makanan dan minuman yang mampu meningkatkan kecerdasan otak.

.

Tomat

Tomat, bagi sebagian orang, hanya dianggap sebagai buah biasa yang tak terlalu berpengaruh serius terhadap perkembangan otak. Padahal buah yang harganya tak terlalu mahal itu memberikan asupan gizi yang luar biasa bagi perkembangan otak.

Tomat dianggap sebagai salah satu cara untuk mendapat asupan likopen, sejenis antioksidan yang kuat. Kalau seseorang banyak likopennya, itu  membuat otak tambah tajam. Dr. Snowdown, dari pusat penelitian Manula University of Kentucky  pernah mengatakan bahwa makin banyak likopen dalam darah, maka makin baik ketajaman mental kelompok manula.

Bagi Dr. Snowdown fungsi likopen yang dapat menetralkan radikal bebas dalam tubuh, termasuk membuat otak tetap utuh sehingga mampu berfungsi lebih awet hingga usia tua. Dan salah satu asupan likopen yang cukup banyak adalah tomat. Inilah yang membuat tomat menjadi makanan buah yang cukup penting untuk kita konsumsi demi kenyamanan otak kita.

Ikan dan minyak ikan

Lebih cerdas manakah antara nenek moyang kita pada zaman batu dengan manusia saat ini? Tentu jawabannya lebih cerdas manusia sekarang. Manusia saat ini sudah mengalami perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih cepat dan kompleks dibanding nenek moyang kita tempo dulu. Dalam banyak penelitian salah satu penyebab dari lambannya berfikir nenek moyang kita karena tidak makan ikan.

Menurut Michael Crawford, dari The Institute of Brain Chemistry and Human Nutrition, kelambanan otak nenek moyang kita dulu karena mereka hidup di daratan Eurasia, jauh dari laut sehingga sangat sulit untuk memakan ikan. Dan semenjak nenek moyang makan ikan, otak mulai dicerdaskan dan peradaban mulai dibangun. Inilah penjelasan Jalaluddin Rahmat ihwal cikal bakal munculnya peradaban manusia (2005)

“Kira-kira satu juta tahun yang lalu, nenek moyang kita yang tinggal di Afrika timur, dekat danau-danau yang besar, tiba-tiba mengembangkan otaknya-terutama korteks-secara menakjubkan. Otak yang berkembang inilah yang kemudian melahirkan peradaban-menulis, seni, agama. Bukan kebetulan bahwa peradaban-peradaban besar tumbuh di daerah-daerah tepian sungai-Nil, Tiber, Eufrat, Gangga, Yangtse King. Karena banyak makan seafood, otak manusia berkembang dalam struktur dan ukurannya. Dalam ungkapan yang hiperbolis, sekiranya nenek moyang kita tidak makan ikan, kita sekarang masih bergayut di pepohonan atau berjalan terbungkuk-bungkuk dengan membawa peralatan yang lebih primitif”

Ikan menjadi makanan yang sangat penting bagi tubuh karena kaya dengan kandungan omega-3 dibanding dengan omega-6. Omega-3 ini adalah asupan yang cukup penting bagi perkembangan otak kita. Kalau otak kita kekurangan makanan yang mengandung omega-3 maka itu berakibat pada gangguan mental; depresi, ingatan yang turun, kecerdasan juga berkurang, sulit untuk konsentrasi dan kemampuan belajar yang lemah serta cenderung untuk bersifat agresif.

Omega-3 juga dapat memperpanjang usia. Kita semua tahu bahwa orang-orang Jepang terkenal mempunyai usia yang panjang. Ini berlaku pada orang Jepang sekitar lima puluh tahun yang lalu. Tapi pasca Perang Dunia kedua, sampai tahun 1970-an orang Okinawa mengubah menu makanannya sesuai dengan gaya makanan orang Amerika. Ikan yang sebelumnya menjadi menu utama dan kaya omega-3 diganti dengan makanan yang kaya dengan omega-6. Tak heran pada tahun 1990-an, penduduk Okinawa dari yang sebelumnya ringking pertama dalam hal panjang umur beralih ke ringking kelima. Menurut hasil penelitian akar dari semua itu tak lain adalah pola perubahan menu makanan yang terlalu berkiblat pada barat.

Kelebihan Omega-6 tak hanya berakibat pada kian pendeknya usia seseorang, tapi juga berakibat serius pada kerusakan otak. Kelebihan Omega-6  akan membuat jaringan otak terbakar. Seperti sebuah hutan yang terbakar, apabila tak segera dimatikan, maka kian hari akan kian luas hingga menjadi gundul. Tak jauh beda dengan otak yang kelebihan omega-6, makin lama pembakaran sel otak itu, kedahsyatan otak akan kian berkurang. Ketika pembakaran yang terjadi dalam otak kita terus terjadi, maka itu akan berakibat pada penurunan kemampuan.

Omega-6 yang banyak berasal dari jagung, kedelai, sereal, telur, kebanyakan minyak dan makanan yang cepat saji lebih baik mengurangi. Karena tiap hari kandungan omega-6 lebih banyak kita konsumsi daripada omega-3. Dan salah satu cara untuk mengurangi pembakaran yang terjadi dalam otak kita adalah mengurangi makanan yang banyak mengandung omega-6 dan lebih memperbanyak makanan yang mengandung omega-3. Omega-3 ini dapat diperoleh dari daging rusa, daging kerbau, minyak canola, minyak zaitun, sayuran hijau dan daging yang tidak berlemak. Dan yang paling utama makanan yang mengandung omega-3 adalah ikan-ikan laut, layaknya salmon, tuna, dan mackerel. Itulah yang membuat ikan menjadi makan penting bagi proses perawatan dan perkembangan otak.

ASI

Ini mungkin berkaitan dengan usia bayi. Tapi yang jelas ini perlu ditegaskan ulang bahwa ASI jauh lebih penting bagi proses perkembangan otak daripada susu kaleng lainnya. Saat ini banyak ibu yang karena tuntutan kerja lebih memilih susu formula daripada ASI.

ASI dapat menekan timbulnya penyakit pada bayi. Penelitian yang dilakukan para ilmuwan Universitas Bristol mengungkap bahwa di antara manfaat ASI jangka panjang adalah dampak baiknya terhadap tekanan darah, yang dengannya tingkat bahaya serangan jantung dapat dikurangi. Kelompok peneliti tersebut menyimpulkan bahwa perlindungan yang diberikan ASI disebabkan oleh kandungan zat gizinya.

Menurut hasil penelitian itu, yang diterbitkan dalam jurnal kedokteran Circulation, bayi yang diberi ASI berkemungkinan lebih kecil mengidap penyakit jantung. Telah diungkap bahwa keberadaan asam-asam lemak tak jenuh berantai panjang (yang mencegah pengerasan pembuluh arteri), serta fakta bahwa bayi yang diberi ASI menelan sedikit natrium (yang berkaitan erat dengan tekanan darah) yang dengannya tidak mengalami penambahan berat badan berlebihan, merupakan beberapa di antara manfaat ASI bagi jantung.

Dengan beberapa fakta tersebut, sudah jelas bahwa ASI jauh lebih berkualitas daripada susu yang sudah dioleh melalui teknologi. Tidak hanya pada proses pencegahan penyakit, tapi yang terpenting adalah sebagai asupan untuk proses perkembangan otak bayi. Untuk itulah, menjadikan ASI sebagai minuman utama bayi adalah bagian dari proses perbaikan generasi untuk masa yang datang.

Minuman Teh

Tidak sedikit orang yang menganggap minuman teh sebagai suatu minuman biasa yang tak mempunyai manfaat bagi otak. Padahal dalam beberapa penelitian sudah banyak ditemukan ternyata teh dapat memberi perlindungan yang positif bagi otak. Teh dapat mencegah kerusakan sel yang terjadi pada otak.

Dr. John Weisburger, salah satu peneliti di American Health Foundation pernah menghimbau untuk menjadikan teh sebagai minuman nasional. Ungkapan itu berdasar pada sebuah penelitiannya ihwal teh yang menjadi cara terbaik untuk memasukkan antioksidan ke dalam tubuh dan otak. Bagi beliau ketika kita meminum teh, maka secara tak langsung sudah 1.200 ORAC antioksidan telah masuk dalam tubuh kita. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa teh adalah minuman yang mempunyai manafaat luar biasa terhadap otak. Kalau dibandingkan dengan kopi, minuman teh jauh lebih banyak efek positifnya bagi otak. Kalau teh sudah dicampur dengan es, atau lebih akrab dengan Es the, manfaatnya tetap ada, tapi jumlah antioksidan tak terlalu banyak.

Daftar Bacaan
Jalaluddin Rahmad, Belajar Cerdas, Belajar Berbasis otak, (Bandung: Mizan, 2005)
Muhammad Musrofi, Melejitkan Potensi Otak, (Jogjakarta: Insan Madani, 2008)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here