Perkembangan Otak Anak dan Cara Menstimulasi

0
509
mainan edukatif anak
Perkembangan awal otak anak adalah pondasi/Pixaba image

 

.

Menumbuhkan pengalaman positif bagi anak usia dini di tahun-tahun awal sangat penting. Karena pada saat itu perkembangan otak anak sangat pesat. Sebagai orangtua, anak-anak harus diberikan lingkungan yang aman, nyaman serta jauh dari stres.

Sebelum anak dilahirkan, otak anak sudah mulai berkembang serta panca indera berfungsi. Dalam masa-masa krusial ini, pegalaman sensori anak, baik itu stimulus yang berasal dari luar atau dalam, sangat berpengaruh pada bangunan struktur otak dan sistem saraf anak.

Sel-sel otak anak mulai perkembang dari masa kehamilan 3-4 bulan. Dari usia 6 bulan ke atas, hubungan antar sel otak pun mulai terbentuk, rangkaian sel mulai berpola. Setelah itu, sel akan membangun koneksi dimana lingkungan, mulai dari asupan gizi dan intraksi mempunyai pengaruh besar terhadap bangunan kompleksitas hubungan antar sel.

Untuk itulah, orang Yahudi yang dikenal dengan kejeniusannya, ketika tahu sedang hamil, maka mereka langsung membeli buku soal matematika dan mengerjakannya. Calon ibu dan calon ayah akan mengerjakan soal matematika

Wanita hamil di Yahudi senang bermain musik, bernyanyi, dan suka bermain piano. Wanita hamil hanya mengkonsumsi satu makanan hewani dan sangat senang mengemil kacang almond, kurma dan susu serta rajin berolahraga.

Wanita hamil sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan, jauh dari asap rokok dan menjaga lingkungan agar tetap sehat. Wiiliam Sears dan Martha Sears, The Pregnancy Book (2005) menjelaskan bahwa tubuh yang sehat mempengaruhi kesehatan seorang wanita yang sedang hamil dan janinnya. Tubuh yang sehat itu dipengaruhi bagimana ibu tersebut memeliharan dan menjaga kesehatannya.

Usia 2-6 bulan awal kelahiran, otak koneksi otak akan sangat pesat berkembang berdasarkan dari pengalaman dan intraksi yang mereka alami setiap hari. Bayi akan belajar bagaimana emosi terjadi melalui pengamatan kesehaian bersama orangtua mereka. Bayi akan belajar menangis, tertawa, teriak dan respon lainnya.

Pada masa ini, orangtua atau pengasuh lainnya sangat diharapkan untuk membangun aura positif dengan lingkungan yang kondusif, bebas dari stres dan gangguan emosional lainnya. Apabila orangtua stres, maka bayi juga akan terpapar yang pada gilirannya akan berefek pada bangunan jaringan sel saraf yang layu.

Usia 6-9 bulan otak sudah benar-benar mengalami perkembangan yang sangat pesat. Apa yang anak lihat, rasakan dan lakukan akan sangat berpengaruh pada pondasi struktur bangunan otak. Pengalaman awal itu akan menjadi pondasi pembelajaran utama di masa-masa awal.

Ketika anak sudah berusia 3 tahun, ada sekitar 1.000 triliun koneksi (sinapsis). Sungguh mengagumkan. Ibarat tanaman, tugas orangtua adalah memupuk koneksi-koneksi itu agar terus membangun jaringan antar sel alais tak putus.

Cara memupuk koneksi itu adalah membangun hubungan positif dengan anak dan menyediakan lingkungan komunitas yang aman dan menantang untuk anak-anak. Sesuatu yang terjadi pada masa-masa awal ini membawa pengaruh yang sangat signifikan bagi perkembangan otak anak.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here