Permainan Anak Usia 4 Tahun

Mainan Edukatif

permainan anak, permainan anak-anak, mainan anak

Didaksi.com−Aktivitas permainan anak usia  4 tahun harus lebih menantang karena ragam aspek perkembangan anak sudah lebih matang. Kalau pada usia  3 tahun, anak-anak bermain puzzle dengan 7-8 pecahan, maka anak usia  4 tahun harus meningkat menjadi 9-10 pecahan. Permainan anak laki-laki dan permainan anak perempuan usia 4 tahun juga mulai tampak karena anak-anak bermain lebih cenderung berkelompok sesuai dengan jenis kelamin dan usianya. Meskipun yang membedakan jenis permainan itu pada dasarnya adalah tingkat usia dan indikator perkembangan anak, bukan pada jenis kelamin.

Indikator perkembangan Anak

Anak usia 4 tahun dalam aspek gerakan tubuh sudah bisa melakukan; naik tangga dengan kaki bergantian, tetapi tetap turun dengan kaki yang sama dalam tiap langkah; berlari dan berhenti sesuai keinginan, tapi belum bisa menghindar.

Bacaan terkait

Dalam konteks koordinasi mata tangan, anak usia 4 tahun dapat menggambar orang dengan wajah, mata dan hidung serta menggambar rumah dan mobil meskipun kasar, menyusun puzzle dengan 10-25 potongan, dapat menggunting meskipun tidak akurat, mampu melempar mainan ke dalam kotak meskipun bidikannya meleset serta mampu memakai baju sendiri, kecuali pada pada bagian yang paling sulit.

Dalam aspek bahasa, anak usia 4 tahun sudah menguasai 1.800 kata serta dapat menambah katanya sekitar 50 kata per bulan, mampu berbicara dengan kalimat yang terdiri dari 4-5 kata, serta mampu menceritakan dongeng pada bonekanya atau pura-pura membacakan buku.

Dalam aspek kognitif, anak usia 4 tahun sudah mampu mengambil sudut pandang orang lain serta mampu mengaitkannya dengan pandangannya sendiri, menggabungkan dua ide atau lebih kemudian mengambil kesimpulan, mampu menyusun balok-balok yang lebih kompleks, serta sudah dapat menghitung dan membandingkan angka sederhana, seperti tahu kalau 3 itu lebih besar daripada 2.

Dalam aspek perkembangan sosial emosional, anak 4 tahun, anak-anak sudah mampu bermain secara bersama dengan lebih baik bersama anak-anak yang lain, mulai dari bermain peran, hingga percakapan-percakapan. Anak laki-laki biasanya lebih suka bersama anak laki-laki begitu juga dengan anak perempuan. Anak usia 4 tahun biasanya sudah memiliki sahabat dekat dan merasakan kesedihan saat temanya bertengkar atau berkelahi.

1. Ayun-Ayun Balon

Ayun-ayun balon adalah aktivitas permainan yang menggunakan balon dan selimut sebagai bahan utama permainan. Permainan ini dapat melatih koordinasi mata tangan, melatih konsentrasi, mengasah kemampuan melacak gerakan dan antisipasi gerakan objek serta mengembangkan motorik kasar anak.

Untuk melakukan permainan ini, Anda membutuhkan balon dan selimut.

Cara Bermain

Bentangkan selimut, kemudian letakkan satu balon ke tengahnya. Pegang ujung selimut sisi kanan dan ajak anak untuk memegang ujung selimut sisi kiri. Setelah itu, entakkan selimut itu ke atas dengan kuat sehingga balon terjun tinggi dan tangkap balon yang itu dengan menggunakan selimut serta lambungkan kembali.

2. Melukis/Menggambar

Menggambar atau melukis dapat meningkatkan ragam aspek perkembangan anak, mulai dari kreativitas, kognitif serta kemampuan motorik anak. Menggambar juga melatih anak untuk mengekspresikan apa yang ada dilam pikiran dan imajinasinya secara bebas dalam bentuk gambar.

Peralatan menggambar untuk anak usia 4 tahun adalah pensil 2B, penghapus, crayon, pensil warna, spidol serta peralatan lainnya.

Untuk memulai proses menggambar, berilah kesempatan pada anak untuk menentukan pilihan gambarnya tanpa harus dibatasi oleh tema yang ada. Anda sebagai orangtua hanya menfasilitasi anak agar mampu mengekspresikan secara bebas kreativitas dan imajinasinya.

3. Goresan Rahasia

Goresan rahasia adalah permainan yang menggunakan tangan untuk digoreskan pada punggung anak dan anak diminta untuk menebak bentuk goresan itu. Goresan rahasia sangat bermanfaat untuk merangsang kepekaan indera peraba anak, belajar mengenal bentuk huruf atau angka serta melatih kemampuan abstraksi anak melalui sensasi sentuhan.

Cara Bermain

Untuk memulai permainan ini, mintalah anak duduk untuk memunggungi Anda. Setelah itu, Anda membuat goresan-goresan dalam bentuk angka atau huruf di punggung anak. Mintalah anak untuk menebak tentang apa yang Anda gambar. Anda juga bisa melakukan aktivitas permainan ini di telapak tangan anak serta menggunakan alat menggambar.

Sumber Bacaan

Dorothy Einon, Permainan Cerdas untuk Anak Usia 2-6 Tahun, (Jakarta Erlangga, 2005)
Maja Pitamic, Child’s Play Permainan dan Aktivitas Montessori untuk Bayi dan Batita Anda, (Jogjakarta: Pustaka Pelajar, 2004)
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 146 tahun 2014